Selasa, 17 Desember 2019



KETETAPAN HARI BAIK MEMBUKA USAHA ATAU BISNIS DALAM PERSPEKTIF PRIMBON JAWA
Oleh: Romaji

Dewasa ini, penulis akan memberikan edukasi baru terhadap masyarakat yang ada dimadura khususnya dikabupaten sampang kecamatan karang penang. Penulis disini akan menuliskan hari baik dalam membuka usaha atau bisnis dalam perspektif kitab primbon jawa. penulis melihat bahwa dalam kehidupan bermasyarakat khususnya di indonesia yang dikenal dengan masyarakat nusantara yang kaya akan budaya, bahasa, dan lain sebagainya. Tentunya didalam kehidupan masyarakat dari berbagai daerah banyak memiliki kearifan local dari zaman terdahulu sampai saat ini, kearifan local tersebut masih  dipercayai dan dilestarikan sampai hari ini. Apalagi mengenai tentang kearifan local yang dikenal dengan peramalan hidup manusia dan kehidupan yang ada dipulau jawa, kali ini penulis akan membahas mengenai primbon yang sudah menjadi acuan masyarakat dalam melakukan aktivitasnya baik dalam pernikahan, pertanian, perdagangan dan lain sebagainya. Penulis akan memulai asal usul primbon yang sudah meluas diseluruh kalangan masyarakat yang ada dipulau jawa dan nusantara.  Paririmbon berasal dari kata bahasa jawa primbon secara harfiyah berasal dari kata rimbu yang berarti simpanan dari berbagai macam catatan oleh orang jawa terdahulu yang kemudian diturunkan kepada generasi selanjutnya Primbon adalah kitab warisan leluhur jawa yang berorentasi pada relasi antara kehidupan manusia dan alam smesta primbon berfungsi sebagai pedoman untuk menentukan sikap dalam suatu tindakan. Menurut kamus besar bahasa indonesia versi daring milik badan pengembangan dan pembinaan bahasa kementrian dan pendidikan budaya primbon didefinisikan sebagai kitab yang berisikan ramalan buku yang menghimpun pengetahuan kejawaan, berisi rumus ilmu Ghaib, sistem bilangan yang pelik untuk menghitung hari baik, dan mengurus segala macam macam yang penting. Isi primbon jawa sebagaian besar berisi bahasan mengenai perhitungan, perkiraan, peramalan nasib dan watak manusia, politik, ekonomi dan lain sebagainya. Saat ini sejumlah kitab primbon masih disimpan oleh pemerintah indonesia dengan pengelolaan koleksi melalui perpustkaan nasional. Jenis primbon yang dikoleksi oleh prusaan nasional diantaranya kitab takbir, primbon padukunan pal palan mantra siwastra raja, dan lontarak bola . oleh karena itu keberadaan primbon beserta kelahirannya dan perkembangannya tidak lepas dari pengaruh islam dinusantara, khususnya pulau jawa dimana banyak nilai nilai islam yang diadopsi dan bersanding dengan unsur hindu dan budha. Awalnya primbon hanya merupa catatan catatan pribadi yang diwariskan secara turun temurun dilingkungan keraton yang terdiri dari keluarga kerajaan dan abdi dalem. Saat memasuki abad ke 20 barulah naskah primbon mulai dicetak dan dipublikasikan secara bebas. Maski demikian, saat itu belum terbit naskah primbon dalam buntuk buku yang sistematis. 
Asal usul primbon jawa disebut terkait dengan kehidupan manusia pada masa lampau yang begitu tergantung pada proses mendalami, mencermati, dan mempelajari fenomena fenomena alam demi menjauhkan diri dari hal hal buruk berupa kegagalan maupun musibah. Oleh karena itu Setiap kejadian yang terjadi dicatat di daun tal atau siwalan yang menjadi media tulis sebelum adanya pensil dan kertas seperti di era modern. Catatan pada daun itu kemudian disebut dengan daun lontar, yang berasal dari kata ron yang dalam bahasa jawa berarti daun dan dan tal. Catatan yang ada kemudian ditata dan disusun dan dikembangkan hingga membentuk sisitem penanggalan, musim dan rasi bintang, serta tanda tanda alam seperti letak tahi lalat, tafsir mimpi, ilmu kesaktian serta perdagangan dan lain sebagainya.sebagai rangkuman naskah tersebut di himpun kedalam naskah induk yang disebut dengan primbon. Dari sini, bisa dipahami bahwa primbon berarti sebagai induk dari kumpulan catatan mengenai pemikiran orang jawa kuno,. Primbon kemudian dianggap penting dan dijadikan rujukan bagai orang jawa sejak dahulu sebagai panduan kehidupan. Berdasarkan catatan sejarah, primbon dan perubahan yang menyertainya menjadi saksi masuknya islam ketanah jawa. Saat itu para tokoh utama penyebaran islam di jawa alias wali songo berinisiatif untuk menghimpun catatan catatan kuno yang sangat berpengaruh hindu dan budha untuk diubah menjadi bernuansa islami. Saat itu primbon sebagai catatan kumpulan ilmu ghaib jawa kuno memang sangat kental dengan ilmu mistis dari ajaran animisme dan dinamisme yang sebelumnya eksis.kalimat kalimat berisi pemujaan kepada para dewa dan makhluk ghaib kemudian diganti dengan ayat ayat AL-qur’an. Inilah yang membuat adanya pencampuran bahasa jawa dan arab dalam mantra primbon.
Dimasukkannya nuansa islami juga terdapat pada sistem penanggalan dari yang tadinya menggunakan tahun saka menjadi penaggalan hijriyah. Adanya raja mataram sultan agung Hanyokrokusumo yang menerapkan perubahan sistem penanggalan ini dengan tujuan membuat ummat islam berdatu untuk melawan VOC belanda sekaligus mencegah pengaruh agama kristen dan katolik yang dibawa dari eropa. Sultan agung menerapkan perhitungan jawa sebagai kebijakannya setelah melihat kehidupan dua kelompok masyarakat dari kaum santri dan abangan dijawa, sultan agung ingin memperdamaikan dua bkelompok tersebut yang masing masing saling memiliki sistem penanggalannya sendiri sendiri, kaum santri mempunyai penanggalan hijriyah sementara kaum abangan menggunakan perhitungan saka. Ditetapkanlah suatu perhitungan jawa yang menggunakan perhitungan bulan dari kelender hijriyah namun dimulai dari tahun saka dan digunakan nama nama pasaran jawa. Naskah primbon cetakan tertua tercatat bertahun 1906 dan diterbitkan oleh De Bliksem setelah pada tahun 1930 diterbitkanlah primbon dalam bentuk buku yang sistematis. Naskah itu mengajarkan bahwa hari baik adalah langkah dasar dari setiap manusia. Didalam menentukan hari baik karena diyakini ada pengaruh dari kekuatan alam. Alasan itu pula yang menyebabkan setiap orang punya hari baik yang berbeda beda. 
Berdasarkan hari baik menurut weton kelahiran hari baik adalah gabungan dari weton, neptu hari, pasaran, bulan dan tahun . Pada dasarnya semua hari itu baik jika berada dalam posisi netral tidak di pengaruhi oleh pencemaran, sengkala, maupun sukerta, namun jika hari itu di gabungkan dengan weton, pasaran, bulan, tahun, dan sebagainya, maka akan memiliki angsar atau pengaruh nasib yang berbeda. Seperti misalnya hari senin yang perwatakannya adalah hari yang baik untuk memulai sesuatu atau hari yang baik untuk memulai segala urusan, namun jika hari senini di gabungkan dengan pasaran, angsar atau penagruh nasibnya akan berbeda. Hari baik menurut weton kelahiran watak hari.
Hari senin : hari yang baik untuk semua keperluan
Hari selasa : awalnya baik, tetapi hal hal yang baik waktunya pendek, dan hal hal yang tidak baik lebih panjang.
Hari rabu : baik untuk semua keperluan, tetapi tidak sebaik hari senin.
Hari kamis : hari yang keras usaha akan banyak kesulitannya.
Hari jum’at : hari yang panas, usaha akan banyak menemui kendala, dan gangguan serta perselisihan atau akan datang sakit hati yang mendalam.
Hari sabtu : hari yang berat untuk semua urusan, usaha akan banyak kesulitan, penyakit naas, kecelakaan, musibah dan lain sebagainya.
Hari miggu : hari yang netral untuk semua urusan.
Hari baik menurut weton kelahiran watak pasaran.
Lengi : jam 06.00 Nasehat, jam 08.24 rejeki, jam 10.48 selamat, jam 13.12 halangan jam 15.36 pancak wesi 
Pahing jam 06.00 rejeki, jam 10.48 halangan, jam 13.12 pancak wesi, jam 15.36 nasehat 
Pon jam 06:00 selamat, jam 08.24 pangkalan, jam 10,48 pacak wesi, jam 13.12 nasehat, jam 15.36 rezeki.
Wage : jam 06.00 pacak wesi, jam 08:24 nasehat, jam 10.48 rejek, jam 13.12 nasehat, jam 15.36 selamat.
Kliwon : jam 06.00 pacak wesi, jam 08:24 nasehat, jam 10.48 rijeki jam13.12 selamat, jam 13.36 pangkalan.
Hari baik menurut weton kelahiran: neptu hari
Hari baik menurut weton kelahiran Nama hari
Minggu, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jum'at, Sabtu 
Neptu 5,4,3,7,8,6,9
Hari baik menurut weton kelahiran: neptu pasaran
Hari baik menurut weton kelahiran Nama pasaran
Kliwon, Legi, Pahing, Pon, Wage.
 Neptu 8, 5, 9, 7, 4
Sebelum seseorang ingin melakukan aktivitas buka usaha atau bisnis maka seseorang harus bisa menghitung hari kelahiran weton: cara menghitung Hari baik menurut weton neptu hari dan pasaran dan mengetahui jadwal pancasuda. Weton kelahiran adalah neptu hari dan pasaran ketika orang tersebut dilahirkan. Kenapa weton kelahiran di gabungkan untuk mencari hari baik, karena weton adalah neptu atau hitungan dari diri seseorang yang akan menjalani sebuah usaha. Jika yang akan menjalani hanya seseorang, maka weton yang di hitung hanya weton orang tersebut, tapi bila yang akan menjalani usaha adalah anda dan pasangan anda, maka weton anda dan pasangan anda di gabungkan dahulu atau di jumlahkan terlebih dahulu kemudian di gabungkan atau dijumlahkan dengan neptu hari dan pasaran. Hari baik menurut weton kelahiran Neptu hari dan pasaran
Neptu hari dan pasaran adalah hitungan hari tujuh (senin-minggu) dan hitungan hari lima ( legi-kliwon), lihat daftar neptu hari dan pasaran diatas. Hari baik menurut weton kelahiran Pancasuda
Pancasuda adalah hitungan jatuhnya kelebihan jumlah yang dihitung yang dibagi lima. Lihat daftarnya dibawah ini
Sri sandang = rejeki melimpah
Lungguh pangan = mendapat derajat
Gedhong bejo = kaya harta benda
Lara loro = sakit, sakit-sakitan
Pati = mati
Cara menghitungnya sebagai berikut: Tentukan dahulu weton kelahiran orang yang akan menjalani sebuah usaha atau bisnis , misalnya orang yang akan menjalani usaha adalah romaji  weton kelahiran kamis pon, kamis = 8 dan pon =7, jumlahkan neptu hari dan pasaran tersebut, 8+7 = 15. Jika yang akan menjalani usaha romaji dan pasangannya ana silvia ( selasa wage ), selasa = 3 dan wage =4, 3+4 = 7. Weton rama 15+7 weton sinta, 15+7 = 22
Tentukan neptu hari dan pasaran ketika usaha itu akan diawali atau hari dan pasaran ketika akan memulai sebuah usaha, misalnya pada senin pahing, senin = 4 dan pahing = 9. 4+9 = 13
Kemudian kita jumlahkan weton kelahiran rama (jika 1 orang) = 15 dan neptu hari dan pasarannya = 13. 15+13 = 28. 28 : 5 =5 dan ada kelebihan 3 kita hitung jatuhnya angka pada pancasuda
1. Jatuh pada sandang  2. Jatuh pada pangan 3. Jatuh pada bejo
Jadi kelebihan tiga tadi jatuh pada bejo, yang artinya usaha yang akan dilakukan romaji yang di awali pada hari senin pahing tersebut akan berhasil dan di prediksi akan membawa kaya harta benda
4+9 = 13
22+13 = 35
35:5 = 7
jika angka habis dibagi 5 di anggap ada kelebihan 5 Kita hitung dengan kamus pancasuda Jatuh pada sandang, Jatuh pada pangan, Jatuh pada bejo, Jatuh pada sakit, Jatuh pada pati. Hari baik menurut weton kelahiran Jadi usaha yang akan dilakukan pada awal usaha senin pahing tidak bagus sama sekali, usaha akan hancur atau tidak berjalan, atau akan mengalami bencana. Oleh karena itu sebelum membuka usaha atau bisnis hendaklah terlebih dahulu mencari hari tanggal yang baik terlebih dahulu setelah itu dicocokkan dengan tanggal lahir agar mendapatkan angsar atau pengaruh nasib yang baik dan apa yang di usahakan berjalan dengan baik pula serta meminta kepada allah SWT untuk diridhoi dan dirahmati.















Referensi :
R.Gunasasmita, kitab primbon jawa serba guna tetap relevan sepanjang masa,jogjakarta, Narasi, 2009. Hlm.18

Primbon-wikipedia bahasa indonesia ensiklopedia beba. Dikutib 9 desember 2019.  HYPERLINK "https://id.m.wikipedia.org/wiki/primbon" https://id.m.wikipedia.org/wiki/primbon
Ki ngawur permana, Kitab sihir rahasia kuno,jakarta,asdamedia, 2016. Hlm.200.

Pranata ssp, Sultan Agung, mataram, yudha Gama, 1977, hlm. 61.

Wawancara dengan bapak hamdi, kecamatan karang penang kabupaten sampang, desa karang penang oloh kampung duwe” ondhung, wawancara Pribadi, 10 desember 2019.

Pengertian arti weton, hari pasaran,wuku, neptu dan primbon. Dikutip 13 desember 2019.  HYPERLINK "https://tahunbaruimlek.com/arti-weton-hari-pasaran-wuku-neptu-primbon/" https://tahunbaruimlek.com/arti-weton-hari-pasaran-wuku-neptu-primbon/

Neptu dan pasaran jawa arti penjelasan tentang neptu dan pasaran jawa, serta kegunaan neptu. Diakses 15 desember 2019.  HYPERLINK "https://www.primbon.net/2014/05neptu-dan-pasaran-jawa.html?m=1" https://www.primbon.net/2014/05neptu-dan-pasaran-jawa.html?m=1

Wawancara dengan bapak asari, kecamatan karang penang sampang, desa karang penang onjur kampung bandungan, wawancara Pribadi, 16 desember 2019.