Puisi: kesederhanaan
Oleh: Romaji
Langkah demi langkah aku telusuri semuanya dalam hidup kebingungan.
Jauh ku menatap hidup yang masih jauh,
inginku berjalan dengan hasrat yang tersesat.
Maski semuanya terlihat hampa, namun pada saat ini tubuh sudah mulai mendekat pada keresahan dimana semua menertawakan.
Aku berjalan di depan kerumunan banyak orang sambil ku menatap semuanya dengan tanda tanya.
Mereka semuanya berbisik satu dengan yang lain.
Aku berkata apa yang mereka bicarakan, ternyata ada hal yang aku ketahui bahwa mereka sedang menertawakan ku.
Aku tetap berjalan dengan rasa sedih dengan kesederhanaan jiwaku yang selalu optimis dalam semua hal.
Akan tetapi sebuah perasaan yang besar aku belum bisa melawan.
Hanya ada satu hal yang menjadi jawaban baik bagi mereka yang menertawakanku yaitu senyum sederhana dengan mulut terjahit rapat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar