Minggu, 24 November 2019


WELAAFISSAMA"
ARTINYA. BAGI ALLAH TIDAK ADA SUATUPUN YG TERSEMBUNYI DIBUMI DAN DILANGIT.
Menurut analisis penulis bahwasanya manusia harus selalu sadar apa yg akan perbuat, karna perbuatan makru maupun mikru tetap diawasi oleh Allah, agar manusia itu setiap merealisasikan tindakan-tindakan harus bersifat positif thingking, maka dari itu prinsip manusia harus selamanya berpegangteguh kepada ajaran AlQur'an dan Alhadist sebagai pedoman hidup didunia sampai akhirat, karna AlQur'an adalah kitab yg tiada keragu-raguan. Sebagaimana firman Allah dalam AlQur'an yg berbunyi: DELIKAL KITABULA ROYBEFIIH HUDELLILMUTTAKIN. Artinya kitab (AlQur'an). Ini tidak ada keraguan kepadanya, petunjuk bagi mereka yg bertakwa: Namun hal itu tidak cukup untuk kita miliki bagi manusia, maka dari itu manusia untuk lebih sadar akan fungsi dirinya sebagai orang islam yg mengakui adanya Allah, maka manusia harus mempelajari AlQur'an dan Alhadist lebih mendalam untuk menupang keimananya. Dengan didasari pemahaman yg sangat mendalam dengan pemahaman ontologi upaya pengaplikasianya ditengah'tengah kehidupan manusia dapat berguna, berfungsi, bermakna, dan bermanfaat buat bekal kehidupan didunia menuju kesempurnaan diakhirat, karna subtansinya doktrin yg ada dalam AlQur'an dan Alhadist merupakan ending dari kematian, karna dengan kematianlah dari kehidupan yg sesungguhnya bagi manusia menuju kekal abadi selama-lamanya. Hal itulah yg seharusnya bagi manusia lebih agresif berjuang tanpa mengenal lelah dan lesu walaupun dalam proses perjuangan adalah banyak rintangan. Lebih-lebih berjuang dijalan Allah. Seperti mencari Ilmu pengetahuan, karna dengan ilmu pengetahuan bagi manusia akan mampu menyelesaikan problematika hidup dan kehidupan manusia sepanjang zaman disegala apek multidemensi yg akan menuju kepada kebenaran diatas kebenaran yg hakiki (ada)dan sesuai dengan kebenaran AlQur'an dan Alhadist yg telah Allah turunkan kepada Nabi muhammad. Sebagaimana dalam AlQur'an yg berbunyi. INNA NAHNU NAZZELNAALAIKAL QUR'AN TANZILA. Artinya. Sesungguhnya kamilah yg menurunkan AlQur'an (Muhammad)  dalam keadaan beransur-ansur. Karna semua manusia pada suptansinya selalu mengharap Ridha Allah Subhana huwata-Ala menuju surganya Allah. Amiiin


Tidak ada komentar:

Posting Komentar